Dec
6
Akhirnya: Ubuntu dan XP Dual Boot !
Filed Under HAL BARU
Menyambung tulisan gue sebelumnya
Kalau baca dari judulnya udah ketahuan akhirnya gue pilih Ubuntu. Jadi anti klimax, tapi ga masalah, bukan hasil akhirnya yang penting, tapi proses mencapainya.
Karena termasuk paranoid kalau data2 gue hilang atau XP gue ga bisa diakses, maklum eksperimen pakai komputer buat kerja hari-hari, akhirnya gue siapin satu USB 20 GB khusus untuk eksperimen ini. Jadi ada 1 internal HDD dan 1 USB HDD.
Pertama kali gue coba jalanin E-live, menunya menurut gue agak aneh, jendelanya berbentuk segi berapa gitu dengan desain futuristik, wah, kriteria gue agar GUI ga jauh-jauh dari XP ga masuk nih untuk distro ini. Maklum gapnux, maunya yang biasa aja, ga macam2 + aneh2. Akhirnya gue putusin ga jadi nyoba E-live. Dadah babay …
Giliran PCLinuxOS yang gue coba. Pas pertama jalan, menu OK banget. Instalasi gue mulai via ikon Install yang udah tersedia di Desktop. Kira-kira langkahnya seperti ini:
- Setelah beberapa langkah standar misalnya setting Timezone dll, akhirnya masuk ke pilihan Harddisk. Distro ini langsung mengajukan pilihan 1).Internal HDD dan 2). USB HDD, gue pilih USB HDD.
- Kemudian masuk ke menu DrakX Partitioning dengan pilihan 1). Erase 2). Use Free 3). Custom. Gue pilih nomor 2).
- Ada pilihan partisi mana saja yang akan digunakan: sda1, sda2, atau sdb1
- Gue pilih sdb1 (sda adalah HDD pertama, sdb adalah HDD kedua, dalam kasus ini HDD USB)
- Kalau ga salah nih ada pilihan untuk bikin partisi. Menurut yang gue baca2, minimal harus ada 2 partisi untuk linux, Root dan Swap. Jadinya HDD gue bagi 2 partisi.
- Kalau ga salah terakhir ada pilihan Advanced, untuk pilih lokasi Loader-nya, default = hd0, karena gue takut MBR-nya Windows rusak, gue ganti jadi hd1.
- Instalasi sukses dan minta komputer di-restart.
- Setelah Restart, ada pilihan untuk booting ke PCLinuxOS atau ke Windows, gue pilih yang pertama, dan ini yang paling asyik, logo PCLinuxOS nya muncul, tapi desktop ga nongol. 10 menit gue tunggu tetap tidak terjadi apa-apa. Nah lo!, pasti ada kesalahan.
- Akhirnya tombol power gue pencet, dan gue coba restart pake pilihan kedua (Windows), ini juga ga berhasil. Halah!.
- Belum nyerah, gue restart lagi pake liveCD, berhasil masuk, trus baru gue browsing forum2 buat nyari kesalahan gue, kelihatannya karena gue pilih hd1 untuk Loader tapi pas booting si Loader kewalahan untuk mount partisi-nya si System alias ga bisa nemuin System yang terinstall.
- Langkah terakhir: gue booting pakeCD XP, masuk ke recovery console, trus jalanin fixmbr. Restart, menu booting linux hilang dan bisa langsung masuk Windows.
Kesimpulan untuk PCLinuxOS:
- Instalasi dinyatakan gagal pada kondisi System di-install pada USB HDD, Loader juga pada USB HDD. Alasan: Loader bisa dieksekusi tapi pas mau cari System, ga ketemu. Masih untung akhirnya Windows gue masih bisa diakses. Huih…
- GUI OK, instalasi “ga terlalu” susah
- Network jalan di DHCP walaupun pake LiveCD
- Internet browser bisa via proxy local (ISA 2000) ==> gue sempat coba ini waktu browsing forum, gue rubah dulu setting proxy-nya.
- Udah ada TightVNC (kalau ga salah) dan jalan waktu gue test koneksi ke salah satu server NT yang pake RealVNC.
Sebenarnya gue masih penasaran sama PCLinuxOS, tapi waktu gue browse forum2 serta dokumentasinya, gw ga nemuin komunitas PCLinuxOS Indonesia, tapi gue ketemu Komunitas Ubuntu Indonesia. Jadinya gue putusin maju terus nyoba install Ubuntu.
Kali ini skenario gue rubah, Ubuntu akan gue install di Internal, termasuk Boot Loadernya. Kalau MBR-nya Windows sampai rusak, bisa gue recover lagi pake fixmbr.
Sebelumnya Seperti sebelumnya, setelah beberapa setting seperti Time Zone dll, maka pada langkah 4 of 7 (pilihan partisi), gue pilih Manual. Ada 4 partisi yang dikenal Ubuntu:
- /dev/sda1 (ntfs). Ini partisi Windows XP.
- /dev/sda2 (fat32). Ini partisi kedua Windows.
- /dev/sda3 (ext2). Ini partisi eks PCLOS.
- /dev/sda4 (swap). Ini juga partisi eks PCLOS
Gue pilih /dev/sda3 untuk instalasi. Setelah itu ada langkah untuk buat username. Pada langkah terakhir ada pilihan untuk GRUB. Gue biarin pada default = (hd0). Selesai instalasi, komputer restart dan ada menu Ubuntu untuk pilih O/S:
- Pilihan 1, 2, dan 3: Ubuntu (Generic, Recovery Mode, dan Memtest86+)
- Pilihan 4 dan 5: Windows (XP dan Others – ini terjadi karena ada 2 partisi Windows)
Gue pilih 1 dan berhasil masuk pada menu login. Hore !!
In yang Gue lakukan setelah berhasil install dan login.
Gue rubah menu booting supaya Windows XP jadi pilihan pertama, dan pilihan Windows kedua tidak perlu ada:
- masuk ke Terminal (command text)
- sudo su - (jadi root)
- sudo gedit /boot/grub/menu.lst (file menu.lst akan dimunculkan via text editor)
- cari baris ## End Default Options##
- pindahin pilihan baris Windows XP jadi paling atas (sebenarnya bisa dengan mengganti baris “default(0) menjadi default(3)
- hapus pilihan Windows ke dua (tidak ada Windows pada partisi ini)
- save pake ikon save
Hasilnya pada saat booting: Windows XP akan tampil paling atas, disusul pilihan Ubuntu pada baris-baris berikutnya.
Sekian dulu ah.
Comments
9 Responses to “Akhirnya: Ubuntu dan XP Dual Boot !”
Leave a Reply



wahh..keren, gue juga udah coba menyandingkan Ubuntu dengan XP tapi blum berhasil, a.k.a yang booting hanya windowsnya aja, aku udah coba instal EasyBCD untuk write MBR untuk Linux, tapi tetap hanya windows aja yang booting..any idea..
trims
Mas Nopre,
Trims sebelumnya.
Saya juga masih awam di Ubuntu, tapi waktu langkah terkakhir harusnya ada pilihan GRUB, dan ada menu Advance. Kalau kita click pada menu itu akan kelihatan dimana GRUB akan diinstall, kalau bisa samakan dengan lokasi MBR si Windowsnya.
Mudah-mudahan membantu, kalau juga tidak, coba terus jangan menyerah. Saya juga sampai coba 3 Distro, beberapa kali format HDD External, khusus Ubuntu sampai 2 kali install baru berhasil.
Good Luck!
wah kaya keren tuh gabungin windows xp n ubuntu….. jadi pengen coba nie,,,,
tp langkahnya mank seperti itu aja ya,,,, kasitau dong yg lebih detail, biar g salah gua dalam nginstal,,,, ato ada resep yg lainnya lg
oya thanks ya sebelumnya
Hi (Mas/Mba ?) Wendy,
Thanks atas comment nya.
Kayaknya langkahnya udah lumayan detail sih, emang kalau dibaca ya begitu tapi kalau praktek langsung harusnya ga serumit tulisannya. Memang saya-nya yang ga pandai nulis kali.
Mungkin sih ada cara lain ya, udah coba cek how to-nya Ubuntu ?. Kebetulan saya malas baca how-to maunya langsung praktek, he he.
Yang pasti cara di atas udah pernah berhasil, , tapi eksperimen dulu di HDD external ga ada salahnya, biar aman.
Good Luck !
Keren mas, thanks a lot.. atas pencerahannya.
saya emang cari tutorial yang kayak gni. sebelumnya yang saya coba adl install Ubuntu 8.04 dalm XP, jadi installnya pas masuk windows gitu..
Udah pernah nyoba mas?
Thanks…
Mas U-Bed, Trims atas komentarnya.
Maksudnya jalanin Windows trus di dalamnya ada icon Ubuntu gitu ?. Kalau di click Ubuntu jalan, trus kita bisa switch XP-Ubuntu kapan aja kita mau ?. Wah baru buat saya nih Mas, udah berhasil ?.
Kalau yang saya kepikiran sih pake VMWare di XP trus install Ubuntu nya sebagai virtual machine ?
Aris
Wueh..ntar tak coba aaaah..
Btw,numpang nanya mas, kalau Laptop saya MacOS disanding XP bisa?Newbie bgt neh
]
Masalahnya sofware XP lebih mudah [karena byk pilihan n byk yg bajakan
tp kalau game, laptop apel ini emang ga ada matinya..padahal standar abis tp memiliki spek Ruaaar Biasa dari sono-ya..
Salam kenal yo..
emmmm…keren bgt.
malah PC gw gag bisa tuh di instalin windows.
gag tw napa. tiap kali mau enter buat instal. keyboard mati alias gag fungsi. salahnya dimana ya…?
Different spheres of our life utilize a lot of time, thus why must we expend valuable time for term paper writing? That will be easier to use some good essays online service to order the term papers from, I opine.